Solidaritas Pascabencana, Pemko Lhokseumawe Akan Kirim Personel ke Wilayah Terdampak Banjir di Aceh Utara (Rabu, 31 Desember 2025)
LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir dengan menurunkan personel untuk mendukung kegiatan pembersihan lingkungan di wilayah terdampak.
Kegiatan gotong royong tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, dan dipusatkan di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.
Sayuti menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas antarwilayah sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat pascabencana.
Menurutnya, bencana banjir yang melanda sejumlah kawasan di Aceh Utara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari daerah sekitar.
"Kita akan menurunkan personel untuk mendukung kegiatan pembersihan lingkungan di daerah terdampak banjir. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," ujar Sayuti
Dalam kegiatan tersebut, Pemko Lhokseumawe akan melibatkan personel Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II serta PPPK Paruh Waktu dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Sebelumnya Wali Kota Lhokseumawe sudah mengangkat sebanyak 965 PPPK Tahap II formasi tahun 2025 dan PPPK paruh waktu formasi tahun 2025.
Para personel ini akan dikerahkan secara terkoordinasi untuk membantu membersihkan sisa lumpur, sampah, dan material lain yang terbawa banjir, khususnya di area permukiman warga dan fasilitas umum.
Wali Kota menjelaskan, keterlibatan PPPK dari lintas perangkat daerah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan lingkungan serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi bencana.
"Kami ingin memastikan bahwa para personel yang diturunkan benar-benar dapat bekerja secara efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas dan terkoordinasi," ucapnya
Dalam pelaksanaannya, personel Pemko Lhokseumawe akan bekerja bersama jajaran Polres Lhokseumawe. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian ini diharapkan dapat menciptakan pelaksanaan kegiatan yang tertib, aman, dan optimal.
Kolaborasi lintas sektor tersebut juga menjadi contoh nyata pentingnya kerja sama antar instansi dalam penanganan dampak bencana.
Sayuti turut mengapresiasi kesiapan Polres Lhokseumawe yang bersedia bersama-sama terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, dukungan aparat keamanan sangat penting, tidak hanya dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam membangun rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Sayuti berharap kegiatan pembersihan ini dapat menjadi langkah awal pemulihan pascabanjir di Kecamatan Muara Batu. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu, terutama dalam situasi darurat akibat bencana alam.
"Semoga kegiatan ini dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan memberikan semangat baru bagi masyarakat terdampak. Pemerintah akan terus hadir dan berupaya memberikan dukungan terbaik sesuai dengan kemampuan yang ada," pungkasnya