Wali Kota Lhokseumawe Serahkan 22 Rumah Tahan Gempa Program Islamic Relief–Baitul Mal, 28 Unit Masih Dibangun (Sabtu, 03 Januari 2026)
Lhokseumawe, 3 Januari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyerahkan 22 unit rumah layak huni tahan gempa kepada keluarga yatim dan dhuafa di Kota Lhokseumawe. Penyerahan dilakukan melalui kolaborasi Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Baitul Mal Kota Lhokseumawe bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (Islamic Relief Indonesia) dalam program House Reconstruction for the Poor Families–3 (HORPF-3) dengan total sasaran 50 penerima manfaat.
Dari total sasaran tersebut, 22 unit rumah telah rampung 100 persen dan diserahkan secara simbolis, sementara 28 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan selesai secara bertahap sesuai perencanaan teknis. Prosesi serah terima dipusatkan di rumah salah satu penerima manfaat, Abdul Raman Husen, di Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, ditandai rangkaian adat Aceh berupa peusijuk, pemotongan pita, serta penyerahan kunci dan sertifikat rumah.
Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan dalam menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat.
“Penyerahan 22 rumah yang telah selesai hari ini menunjukkan kerja nyata dan kepedulian bersama. Pemerintah Kota Lhokseumawe mendukung penuh agar 28 unit rumah lainnya segera diselesaikan sehingga seluruh penerima manfaat dapat menempati hunian yang aman dan bermartabat,” ujar Sayuti.
Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, H. Dr. Damanhur Abbas, Lc., M.A., menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud pengelolaan dana umat yang amanah dan tepat sasaran.
“Hari ini diserahkan 22 rumah siap huni, sementara 28 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Kami memastikan seluruh 50 penerima manfaat akan memperoleh rumah yang layak, aman, dan bermartabat,” katanya.
Sementara itu, Board of Supervisor Islamic Relief Indonesia, Dr. Moch. Jasin, menjelaskan bahwa seluruh rumah dibangun dengan standar teknis yang mengutamakan keselamatan.
“Setiap rumah dirancang layak huni dan tahan gempa. Pengawasan terus dilakukan agar kualitas bangunan tetap terjaga hingga seluruh unit selesai,” jelasnya.
CEO Islamic Relief Indonesia, H. Nanang Subana Dirja, menambahkan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan program.
“Program HORPF-3 menargetkan 50 penerima manfaat. Penyerahan tahap awal ini menjadi langkah penting, dan kami berkomitmen menuntaskan pembangunan seluruh unit dengan kualitas terbaik,” tuturnya.
Program ini turut didukung berbagai donatur dan mitra lokal, di antaranya Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Lhokseumawe, LAZIS KAHMI Kota Lhokseumawe, komunitas sosial, serta penyedia material bangunan. Salah satu penerima manfaat, Abdul Raman Husen, mengungkapkan rasa syukur atas rumah yang telah siap ditempati.
“Alhamdulillah, rumah ini sudah siap kami tempati. Semoga rumah lainnya juga segera selesai agar semua penerima manfaat bisa merasakan kebahagiaan yang sama,” ungkapnya.
Program House Reconstruction for the Poor Families–3 (HORPF-3) diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat kurang mampu.