Sunday, 18 August 2019
 
21.68 ℃
   
Kunjungan Hari Ini : 463, Total : 421.420
 
  Allah SWT berfirman "Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik." (QS. Al-Israa': 18-19)     
SERAH TERIMA KEGIATAN BDI PROGRAM KOTAKU (Jumat, 2019-02-08)



Lhokseumawe ~ Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya melakukan serah terima Kegiatan Bantuan Dana Investasi (BDI) Tahun 2018 Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Walikota Lhokseumawe, Kamis (07/02).
Upaya percepatan penanganan kumuh Kota Lhokseumawe harus disikapi dengan peningkatan kualitas permukiman, yang bertujuan mencegah timbulnya daerah kumuh baru, agar masyarakat dapat mengakses infrastruktur dan pelayanan dasar. Hal ini disampaikan Walikota Lhokseumawe pada acara tersebut.
Walikota Suaidi berpesa kepada masyarakat maupun Gampong yang menerima dan mendapat bantuan dari program BDI Kotaku, baik itu pembangunan infrastruktur ataupun sarana kebersihan, agar dapat memelihara dan menjaga yang telah didapat. Karena, semua itu merupakan milik bersama dan untuk dimanfaatkan bersama.
Dengan demikian, dapat terwujud permukiman perkotaan yang layak huni dan produktif di Kota Lhokseumawe, dan keberlanjutan penghidupan masyarakat yang lebih baik dapat tercapai.
Sebelumnya, Kepala Satker Pembangunan Infrastruktur Permukiman (PIP) Kota Lhokseumawe, Faisal, ST melaporkan kepada Walikota Lhokseumawe bahwa total kumuh Kota Lhokseumawe pada tahun 2018 seluas 120,87 Ha. Karenanya, Kotaku membangun infrastruktur berupa pembangunan dan rehab jalan sepanjang 5929,5 M, pembangunan dan rehab drainase sepanjang 10.854,3 M dan pembangunan jamban sejumlah 21 unit.
Selanjutnya, pengadaan becak sampah sejumlah 36 unit, pembangunan bak sampah sejumlah 10 unit dan pembangunan sumur bor serta tower penampung sejumlah 47 titik di 15 Gampong dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Sehingga, pada tahun 2019, total kumuh Kota Lhokseumawe tersisa 8,99 Ha. Dana yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan bersumber dari Kementerian PUPR RI.
 
 
 
 
 
 
Best Viewed with Resolution 1024 x 768
Copyright © 2017 - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe