Sunday, 18 August 2019
 
21.68 ℃
   
Kunjungan Hari Ini : 349, Total : 421.306
 
  Allah SWT berfirman "Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik." (QS. Al-Israa': 18-19)     
UPACARA HARI BELA NEGARA TAHUN 2018 (Kamis, 2018-12-20)



Lhokseumawe ~ Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Dr. Bukhari, A.Ks, MM bertindak selaku Inspektur pada Upacara Hari Bela Negara Tahun 2018 Pemerintah Kota Lhokseumawe. Upacara berlangsung di Halaman Kantor Walikota Lhokseumawe, Rabu (19/12).
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Wiranto, yang amanatnya dibacakan Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe menyatakan bahwa Bela Negara sejak dulu telah memiliki konteks yang sangat luas dan dilakukan melalui beragam upaya dan profesi, baik itu aparatur negara, sipil maupun militer.
Bela Negara adalah kerjasama segenap elemen bangsa dan negara, karenanya, bangsa Indonesia harus sekuat tenaga mempertahankan makna pembangunan berkelanjutan, baik dalam konteks sosial maupun alamiah. Dalam konteks sosial, kemampuan generasi milenial mengantisipasi kecepatan perubahan dunia, tidak boleh terlepas dari pondasi budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur bangsa. Sedangkan dalam konteks alamiah, penghargaan bangsa terhadap kelestarian lingkungan adalah wujud bela negara yang sangat penting.
Sekda Kota Lhokseumawe mengatakan, kesadaran Bela Negara, nilai-nilai luhur bangsa, kearifan lokal, dan keaslian lingkungan hidup, harus ditanamkan dalam jiwa dan raga segenap bangsa Indonesia sejak dini.
Menutup amanatnya, Menkopolhukam RI melalui Sekda Kota Lhokseumawe mengajak seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan, persatuan dan kesatuan dengan aksi nasional bela negara di berbagai bidang. Sehingga, Indonesia mampu menjadi negara yang berdaulat, mandiri, adil, dan makmur serta berkepribadian dalam kebudayaan.
Upacara dirangkai dengan penyerahan dan penyematan tanda penghargaan Satyalancana Karya Satya 30, 20 dan 10 Tahun, yang diterima masing-masing oleh Miswar, SE, MSP, Syuib, S.Sos dan Teguh Maulana, SSTP.
 
 
 
 
 
 
Best Viewed with Resolution 1024 x 768
Copyright © 2017 - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe